12 Manfaat Menulis Buku yang Jarang Diketahui, No 5 Sulit Dipercaya
Pilihan Editor 576 dilihat komentar

12 Manfaat Menulis Buku yang Jarang Diketahui, No 5 Sulit Dipercaya

Saungliterasi.id – Menulis buku punya segudang manfaat yang belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia pada umumnya.

Hal ini yang membuat banyak orang kurang tertarik menulis buku, padahal manfaatnya banyak banget.

... diantaranya baik untuk kesehatan, mental, kecerdasan, fisik dan lain sebagainya.

Jika kamu belum mulai menulis buku, kami sangat menyarankan agar kamu menulis buku karena banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan.

Manfaat Menulis untuk Kesehatan

Dikutip dari Hello Sehat, ada 6 manfaat menulis setiap hari untuk kesehatan, di antaranya:

1. Menulis dapat Membantu Memulihkan Emosi

Bila kamu kesulitan mengontrol emosi, maka menulis bisa dijadikan sarana mengekspresikan emosi melalui kata-kata dan dapat mempercepat penyembuhan pada keadaan marah.

Misalnnya, kamu menulis isi pikiran dan perasaan kamu setelah peristiwa terjadi traumatis, nah, dengan menulis benar-benar dapat membuat luka fisik lebih cepat sembuh.

... itu bukan kata kami, tetapi menurut sebuah studi oleh peneliti di Selandia Baru.

Dalam studi ini, peserta yang pernah mengalami pengambilan biopsi kulit ditugaskan untuk menulis sebuah catatan mengenai pikiran terdalam tentang apapun selain perasaan atau keyakinan mereka.

Kemudian, setelah dua minggu, para peneliti mengamati kemajuan bekas luka yang ada di tubuh mereka.

Dan hasilnya adalah, mereka yang menulis tulisan ekspresif mengalami pemulihan lebih cepat daripada mereka yang dilarang menulis tentang perasaan mereka.

2. Mengubah Cara Berpikir Pasien Kanker Terhadap Penyakit Mereka

Dalam jurnal The Oncologist tahun 2008 menunjukkan bahwa tulisan ekspresif dapat membantu pasien kanker dengan mengubah cara pikir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.

Selain itu, ternyata pada temuan awal studi, sebuah latihan menulis selama 20 menit sudah dapat menyebabkan perubahan cara berpikir beberapa pasien mengenai penyakit mereka.

3. Membuat Kamu Lebih Terorganisir

Pernah jatuh cinta?

Ketika kamu mengenal rasa cinta dan berkeinginan untuk menulis, kamu akan berusaha untuk menempatkan jadwal menulis di sela hari-hari dengan lebih terstruktur.

Penulis yang paling sukses akan membuat jadwal untuk menulis dan benar-benar meletakkannya di kalender.

Melakukan hal itu akan membantu kamu mempertahankan jadwal keseharian, tidak hanya pada aktivitas menulis, namun kamu juga akan terorganisir dan efisien dalam bidang lain di kehidupan.

4. Membantu untuk Tertidur

Ini ajaib!

Menghabiskan waktu 15 menit di malam hari hanya untuk menuliskan apa yang kamu syukuri pada hari ini dapat membuat keajaiban terhadap tidur kamu, menurut sebuah studi “Applied Psychology: Health and well-being”.

Para peneliti menemukan bahwa peserta studi yang menuliskan hal-hal yang mereka syukuri sebelum tidur memiliki kualitas tidur yang baik dan lebih panjang, lapor Psychology Today.

5. Membuat Kamu Berbicara Lebih Lancar

Sebagian besar hal ini disebabkan oleh peningkatan kosakata dan pengasahan bahasa yang konstan, termasuk editing, yang membuat kamu semakin memahami dasar tata bahasa (EYD, PUEBI) yang benar.

Terlebih lagi, upaya kamu untuk menemukan kalimat alternatif pada ide-ide sederhana tidak akan mati ketika berpaling dari tulisan kamu ke dunia nyata.

Pada akhirnya, kamu akan lebih percaya diri saat berbicara, dan kamu akan mewarnai kata-kata kamu dengan pilihan kata yang halus dan positif, sehingga dapat berpengaruh dalam percakapan terutama saat public speaking.

6.  Membuat Pikiran dan Tubuh Lebih Baik

Menurut sebuah artikel di jurnal Advance in Psychiatric Treatment pada tahun 2005, manfaat menulis tulisan ekspresif tidak hanya dialami dalam jangka pendek, namun juga dalam jangka panjang.

Menulis ekspresif telah dikaitkan dengan peningkatan suasana hati, kesejahteraan, tingkat stres dan gejala depresi, serta manfaat fisik seperti penurunan tekanan darah, dan juga peningkatan fungsi paru-paru dan hati.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menulis tulisan ekspresif dapat membantu orang dengan gangguan stres pascatrauma.

Subhanallah!

Manfaat Menulis untuk Diri Sendiri

Setelah kami singgung banyaknya manfaat menulis untuk kesehatan, sekarang coba kita lihat dari sudut pandang yang lain.

...bukan pakai teropong, cukup pakai sudut pandang diri sendiri aja.

Berikut 5 manfaat menulis buku untuk diri sendiri, yaitu:

1. Upaya Mengungkapkan Isi Hati

Banyak orang yang malu mengungapkan isi hati secara terus terang.

Nah...

Menulis bisa menjadi alternatif mengungkapkan isi hati melalui sebuah tulisan.

Percaya nggak? Banyak penulis yang sukses karena ia berhasil mengungkapkan isi hatinya.

Tulisannya jadi lebih bagus dan menyantuh hati pembacanya. #Uhuk

2. Menjadi Diri Sendiri

Capek  selalu dibanding-bandingkan dengan orang lain? Menulis aja dan jadilah diri sendiri.

Dengan menulis kita bisa berekspresi sesuai dengan kehendak yang kita mau. Kamu nggak perlu jadi orang lain lagi sekarang.

Tulisan kamu adalah cerminannya yang bisa menggambarkan bagaimana isi pikiran yang kamu miliki.

3. Jauh Dari Penyakit Jiwa

Tahu nggak? Sering memendam permasalahan di dalam hati akan membuat depresi dan stress.

Banyak hal yang menjadi permasalahan hidup sementara tidak ada ruang untuk berbagi permasalahan dengan orang yang tepat.

Pada ahirnya... lama kelamaan berbagai macam penyakit mudah masuk ke dalam tubuh kita.

Menulis menjadi alternatif untuk mengungapkan isi hati kepada pembaca.

... dengan begitu, apa yang kita rasakan bisa terlepas dari pendaman di dalam hati.

Orang yang seringkali melepas emosinya dengan baik, yaitu menulis, cenderung lebih bahagia dibandingkan dengan orang yang selalu memendam permasalahannya dan dibiarkan saja.

4. Punya Karya Bisa Lewat Menulis

Jika kamu ingin jadi seniman, maka kamu perlu bisa melukis dan berbagai kesenian lainnya.

Itu cukup sulit dilakukan dalam waktu singkat.

Jika kamu ingin jadi budayawan, maka kamu perlu bisa mengenal berbagai budaya daerah berbagai kesenian lainnya.

Itu cukup sulit dilakukan dalam waktu singkat.

Namun dengan menulis, siapapun kamu, apapun profesi kamu bisa punya karya dan jadi penulis.

Apalagi skill menulis sudah biasa kamu lakukan sejak SD, ya kan?

5. Mencegah Pikun

Seringkali lupa membuat kita kehilangan banyak hal penting.

Mungkin ini bisa dimaklumi seandainya banyak sekali yang harus kamu pikirkan, tetapi apakah selama ini kamu sadar bahwa banyak sekali pemikiran hebatmu yang berlalu begitu saja?

Ahkirnya... terjadilah kepikunan karena “lupa” mengingat hal-hal penting.

Nah, dengan menulis hal itu bisa kita atasi lho.

Dengan menulis kamu bisa membagikan hal-hal penting dalam bentuk tulisan yang bisa kamu buka kapan saja saat dibutuhkan.

Tulisan itu akan menjadi arsip yang luar biasa.

6. Sebagai Media Belajar

Belajar bukan hanya lewat kelas, sepakat?

Dengan menulis otomatis kita tidak akan terlewat dari membaca referensi.

... disitulah letak penulis belajar.

Bergiat dalam menulis dipastikan tidak bisa lepas dari belajar, belajar dan belajar sepanjang waktu.

Sudah pasti itu akan membuat kamu semakin pintar.

Dahsyat!

***

Sekarang, Bagaimana Cara Memulai Kebiasaan Menulis?

Jika kamu belum banyak menulis, atau jika kamu tidak menulis akhir-akhir ini, maka kata-kata terkadang tidak mengalir ke halaman atau ke pikiran.

... dan ketika kamu membacanya kembali akan terasa aneh.

Tetapi, ketika kamu telah menjalani kebiasaan menulis sehari-hari dan memaksakan diri untuk mengeluarkan kata-kata, tidak peduli betapa canggung kata tersebut pada awalnya, maka kesulitan tersebut akan terhapus dengan cepat.

Akhirnya, tanpa waktu lama, ide akan mengalir sepanjang hari dan membuat kamu lebih mudah menulis.

Berita Terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus