4 Tips Agar Bisa PD Share Tulisan
Pilihan Editor 161 dilihat 0 komentar

4 Tips Agar Bisa PD Share Tulisan

Belum PD (percaya diri) share tulisan sendiri? Jika ia, kamu berada pada artikel yang tepat.

Banyak penulis pemula yang belum PD share tulisannya sendiri ke orang banyak. Mereka lebih memilih karyanya buat kosumsi pribadi saja. Sehingga apapun yang ia tulis tidak akan di share ke mana-mana (media sosial, meupun media cetak).

Mungkin masih banyak penulis yang menganut pemahaman buku diary, di mana tulisannya hanya untuk kosumsi pribadi saja, tidak untuk dishare ke banyak orang.

Dampak Tidak Share Tulisan

Emang ada dampaknya kalau tidak share tulisan? Ada, yaitu:

1# Tidak akan Bergelar Penulis

Gelar penulis diberikan kepada siapa saja yang share tulisannya ke banyak orang (medsos atau cetak) yang bertujuan untuk dibaca dan bisa bermanfaat luas. Jadi, kalau kamu tidak share tulisanmu, kamu tidak akan disebut sebagai penulis.

2# Tidak Bisa Menyebar Kebaikan

Nulis itu untuk menyebarkan kebaikan, sepakat? Harus sepakat ya. Kalau tidak sepakat ya disepakat-sepakatin. :v

Saudaraku, jika kamu tidak share tulisan maka kebaikan yang kamu miliki tidak akan bisa dirasakan oleh orang lain. Saya menyadari bahwa menulis adalah cara mudah meraih pahala.

Mengapa? Karena dengan menulis tidak terasa siapa saja sudah merasakan manfaat yang kita terbarkan lewat tulisan.

Sayyid Quthb pernah berkata, “Satu peluru bisa menembus satu kepala, tetapi satu tulisan bisa menambus seribu kepala.

Sayang banget kalau kita nggak bisa meraih pahala dengan menulis. Mudah banget.

Alasan Penulis tidak PD Terhadap Tulisannya

  • Merasa tulisannya kurang bagus
  • Merasa tulisannya banyak kekurangan
  • Merasa tulisannya tidak menggugah
  • Merasa tulisannya hanya untuk kosumsi pribadi
  • Merasa tidak pantas jadi penulis

Solusi:

  • Perbaiki tulisan
  • Tambal pada tulisan yang penuh kekurangan
  • Buatlah tulisan lebih menggugah
  • Buatlah tulisan untuk publik
  • Segeralah menulis dan share

Simple, tidak ada tulisan yang sempurna, tapi selalu ada tulisan yang bisa disempurnakan.

Cara Mudah PD Terhadap Tulisan

Belum menemukan cara yang efektif agar PD terhadap tulisan? Berikut 4 tipsnya:

1# Merasa Layak Jadi Penulis

Apakah ada penulis yang merasa tidak layak jadi penulis? Sebagian besar ada. Makanya mereka tidak PD dengan tulisannya. Menulis belum menjadi jiwanya. Sebagian hatinya masih menolak jika dikaitkan dengan penulis. Oleh sebab itu, jika perlahan-lahan kita masukan “keyakinan” pada diri sendiri bahwa jadi penulis itu indah maka ke depannya insya Allah akan bisa lebih PD lagi.

2# Punya Visi yang Besar

Belum punya tujuan yang jelas jadi penulis? Jika belum, masih ada kesempatan untuk memperbaiki tujuan kita menulis dari sekarang.

Tujuan yang jelas akan membawa kita pada kesuksesan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan tulisan kita akan best seller dan mendunia.

Sebanyak pengetahuan saya, punya tujuanlah yang membuat saya terus bertahan menulis. Meski banyak cobaan seorang penulis seperti masalah pajak, royalti dan kesulitan lagi, menulis tetap jadi bagian dari hidup saya.

Mulailah mempunyai tujuan menulis yang jelas dari sekarang...

3# Tidak Berhenti Memperbaiki Tulisan

Banyak yang tidak PD dengan tulisan karena malas memperbaiki tulisan. Jikapun memperbaiki tulisan hanya sekali atau dua kali. Padahal, Jadi penulis itu terus berupaya memperbaiki tulisan berkali-kali. Tidak mudah puas dengan tulisannya maupun tidak malas memperbaiki tulisannya.

4# Tuli

Tuli yang saya maksudkan adalah berhenti mendengarkan masukan yang tidak membangun terhadap tulisan. Ada beberapa orang yang hanya ingin menghujat atau menjelek-jelekan tulisan kita saja tanpa adanya masukan positif yang membangun. Kalau saya pribadi akan saya abaikan saja.

Dengan begini saya hanya mau menerima masukan positif yang membangun agar bisa terus memperbaiki tulisan. Saya tidak mau mendengar ocehan yang negatif dari orang lain tanpa adanya perbaikan.

Tips inilah yang membuat saya terus bertahan sampai sekarang. 

Kesimpulan

Menjadi penulis itu adalah sebuah jalan menuju keberkahan jika kita bisa memaksimalkannya dengan baik.

Mungkin pahala ibadah kita selama ini ada cacatnya, pun belum sempurna. Namun hanyalah sedekah, ilmu yang bermanfaat dan amal yang sholih yang akan di bawah ketika meninggal nanti.

Menurut Imam Jalaluddin ash-Shuyuthi, menulis bisa dikategorikan sebagai ilmu yang bermanfaat yang akan terus kita bawa sekalipun sudah meninggal. Hal ini pula yang membuat sang imam sangat produktif menulis buku. Salah satu karyanya yang fenomenal adalah Tafsir Jalalain.

Saudaraku, sudah saatnya kita meninggalkan berbagai banyak alasan yang membuat kita tidak PD dengan tulisan. Percayalah, daripada disimpan dan buat kosumsi pribadimu saja, lebih baik di share agar bisa mendapatkan banya pahala kebaikan.

Semoga kita diberikan kemampuan untuk terus menerapkan 3 tips di atas sehingga benar-benar jadi penulis BETULAN.

Aamiin.

Berita Terkait
0 Komentar

Tinggalkan Komentar